You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Akui Nilai Akuntabilita Birokrasi DKI Masih Rendah
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Nilai Akuntabilitas Birokrasi DKI Masih Rendah

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui, nilai akuntabilitas birokrasi di Ibukota masih rendah dibanding pihak swasta.

Kalau gunakan standar tim swasta ya belum. Kalau mau kasih nilai ya masih CC atau 6, tapi ada juga yang 8 nilainya

Namun, kata Basuki, beberapa Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) nilainya sudah tinggi. Contoh yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengganti Kepala Dinas Kebersihan dengan mantan camat.

Basuki menilai, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI, beberapa sudah melakukan pelayanan terhadap masyarakat dengan baik.

Basuki: Dapat Nilai dari Guru Masa Marah

"Kalau gunakan standar tim swasta ya belum. Kalau mau kasih nilai ya masih CC atau 6, tapi ada juga yang 8 nilainya," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/1).

Namun ada beberapa PNS yang masih berfikir tentang proyek. Sehingga mereka malas melayani masyarakat. Ini yang menyebabkan nilai akuntabilitas birokrasi DKI Jakarta tidak meningkat.

"Sudah kebiasaan nggak melayani, kan kebiasaan proyeknya nunjuk langsung, otaknya sudah proyeknya selama ini," ucapnya.

Pernyataan Basuki berkaitan dengan nilai 58,57 atau CC atas evaluasi kinerja kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6794 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2995 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2115 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1883 personAnita Karyati